Suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup. Dimana
seseorang menjalani hidupnya dengan aturan-aturan yang di buat untuk memajukan
kehidupannya, pandangan hidup berasal dari agama, pandangan hidup yang berasal
dari agama, dan pengalaman hidup yang pernah di alami seseorang tersebut orang
yang memiliki pandangan hidup pasti memiliki tujuan hidup.
Nilai
Adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas,
dan berguna
bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna
bagi kehidupan manusia.
bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna
bagi kehidupan manusia.
Norma
Adalah patokan perilaku dalam satu kelompok tertentu,
norma memungkinkan sesorang untuk menentukan terlebih dahulu bagaimana
tindakannya itu akan dinilai oleh orang lain, norma juga merupakan kriteria
bagi orang lain untuk mendukung atau menolak prilaku seseorang.
Cita cita
Adalah suatu harapan yang manusia
inginkan akan terjadi di masa mendatang sesuai dengan keinginan manusia
tersebut.
Pada dasarnya semua manusia itu
memilki cita-cita atas kehidupanya sendiri.Karena dengan manusia bercita-cita
sama saja mereka menghargai atas hidupnya sendiri.Tetapi banyak sekarang anak
muda yang merelakan cita-citanya terputus hanya karena alasan yang tidak
logis,antara lain karena ekonomi tidak bisa melanjutkan pendidikan,karena
pernikahan yang masih belia.
Kebajikan atau kebaikan
Perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada
hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan
norma-norma agama dan etika. Makna kebajikan manusia berbuat baik, karena
menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral.
Pada hakekatnya kita hidup didunia ini
saling membutuhkan satu sama lain antara sesama manusia karena kita hidup di
dunia ini bersosialisasi.Tetapi terkadang memang kita tidak dapat pungkiri bahwa
rasa mencurigai antar sesama manusia itu ada.Ada mencurigai untuk kebaikan dan
ada pula mencurigai yang menjadikan orang itu tidak baik.Mencurigai karena
kebaikan itu untuk berhati-hati kepada kejahatan seseorang yang kita tidak
ketahui akan terjadi pada diri kita.Tetapi mencurigai yang menjadikan orang
tidak baik itu bisa menjadikan penyakit hati bagi yang mencurigai karena belum
tentu yang kita curigai itu benar.Maka kesimpulannya dengan berserah diri
kepada Allah lah yang menjauhkan kita dari sifat curiga kepada orang lain.
Manusia sebagai pribadi
Adalah berhakikat sosial artinya manusia akan senantiasa dan
selalu berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain, manusia tidak mungkin
hidup sendiri tanpa bantuan orang lain dan interaksi sosisl membentuk
kehidupan berkelompok pada manusia.
Manusia merupakan makhluk yang
memiliki keinginan untuk menyatu dengan sesamanya serta alam lingkungan di
sekitarnya. Dengan menggunakan pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb. Manusia
memberi reaksi dan melakukan interaksi dengan lingkungannya. Pola interaksi
sosial dihasilkan oleh hubungan yang berkesinambungan dalam suatu masyarakat.
Manusia sebagai makhluk tuhan
Yaitu manusia yang berkepribadian
baik selalu di jalan allah dan menjauhkan larangannya.Dan manusia itu
memiliki kelebihan masing-masing yang
tidak dapat dilupakan bahwa itu semua ciptaan Allah SWT.
Contoh sikap hidup yang muncul karena
pengaruh lingkungan :
1. Individualistis,
yaitu mementingkan diri sendiri.
2. Materialisme, yaitu aliran yang mementingkan kebendaan
sebagai sumber hidup.
3. Hidonisme, yaitu pandangan hidup yang menganggap bahwa
kesenangan dan kenikmatan adalah tujuan utama dalam hidup.
Sikap Etis
Terkait dengan kesadaran, tepatnya bentuk kesadaran moral
yang dinyatakan dalam tindakan dan tingkah laku positif.Menurut penulis,
sikap-sikap etis itu meliputi beberapa nilai.
1. Kejujuran: Kejujuran bersumber dari dalam diri.
1. Kejujuran: Kejujuran bersumber dari dalam diri.
2. Rendah hati: Sikap rendah hati tidak
menonjolkan diri dalam pergaulan sekalipun kemampuan, seperti: kepandaian,
kedudukan sosial, dan materi melebihi orang lain.
3.Kelembutan hati:
Kelembutan merupakan gambaran hati yang tulus serta cinta yang besar terhadap
sesama manusia.
Sikap bukan etika (non etis)
Artinya bukan ajaran
tentang tata susila dan tidak membicarakan tingkah laku baik atau buruk yang
terjadi di masyarakat.
Pandangan hidup
Adalah sebagai suatu prinsip atau
asas yang mendasari segala jawaban terhadap pertanyaan dasar, untuk apa
seseorang itu hidup.
Bagi bangsa Indonesia hakikat
yang sesungguhnya dari pancasila adalah sebagai pandangan hidup bangsa dan
sebagai dasar negara. Kedua pengertian tersebut sudah selayaknya kita fahami
akan hakikatnya.
Kebutuhan primer
Adalah kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia dapat
mempertahankan hidupnya. Supaya dapat hidup manusia harus makan, minum, dan
berpakaian. Selain itu manusia juga memerlukan tempat tinggal atau rumah.
Kebutuhan sekunder
Adalah kebutuhan yang terjadi setelah kebutuhan primer
terpenuhi.
Kebutuhan tersier atau kebutuhan
kemewahan
Adalah kebutuhan yang terjadi setelah kebutuhan primer dan
sekunder terpenuhi. Ia masih memerlukan hal-hal lain yang tingkatannya lebih
tinggi. Namun kebutuhan sekunder cenderung ke arah barang prestise di dalam
masyarakat, misalnya : berlian, mobil mewah, dan rumah megah.
Unsur-unsur mencari arti hidup
- Kepercayaan agama : yakni suatu prinsip yang dianggap
benar tanpa ada keraguan lagi
- Simbol agama : yakni identitas agama yang dianut
umatnya.
- Praktik keagamaan : yakni hubungan vertikal antara
manusia dengan Tuhan-Nya, dan hubungan horizontal atau hubungan antar umat
beragama sesuai dengan ajaran agama
- Pengalaman keagamaan : yakni berbagai bentuk pengalaman
keagamaan yang dialami oleh penganut-penganut secara pribadi.
- Umat beragama : yakni penganut masing-masing agama
Tanggung jawab
Adalah kesadaran manusia atas tingkah laku atau perbuatannya
yang disengaja maupun tidak disengaja.
Tanggung
jawab terhadap dirinya sendiri : manusia diciptakan oleh Tuhan mengalami periode lahir, hidup, kemudian
mati. Agar manusia dalam hidupnya mempunyai “harga”, sebagai pengisi fase
kehidupannya itu maka manusia tersebut atas namanya sendiri dibebani tanggung
jawab. Sebab apabila tidak ada tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maka
tindakannnya tidak terkontrol lagi.
- Contoh:
Manusia mencari makan, tidak lain adalah karena adanya tanggung jawab terhadap dirinya sendiri agar dapat melangsungkan hidupnya.
Tanggung jawab terhadap keluarga : keluarga merupakan
masyarakat kecil. Keluarga terdiri atas ayah-ibu, anak-anak, dan juga orang
lain yang menjadi anggota keluarga.
·
Contoh:
Seorang ayah rela bekerja membanting tulang demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Seorang ayah rela bekerja membanting tulang demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Tanggung jawab terhadap
masyarakat : pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup
tanpa bantuan orang lain, sesuai dengan kedudukanya sebagai makhluk sosial.
Karena membutuhkan manusia lain, maka ia harus berkomunikasi dengan manusia
lain tersebut.
·
Contoh:
Seseorang yang menyediakan rumahnya
sebagai tempat pelacuran pada lingkungan masyarakat yang baik-baik, apapun
alasannya tindakan ini termasuk tidak bertanggung jawab terhadap masyarakat,
karena secara moral psikologis akan merusak masa depan generasi penerusnya di
lingkungan masyarakat tersebut.
Tanggung
jawab terhadap Bangsa / Negara
: suatu kenyataan lagi bahwa setiap manusia,
setiap individu adalah warga negara suatu negara.
·
Contoh:
Seperti contohnya kita sebagai warga Negara Indonesia harus ikut serta melindungi dan menjaga nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengikuti segala aktivitas kenegaraan seperti pemilu, pilkada, dll.
Seperti contohnya kita sebagai warga Negara Indonesia harus ikut serta melindungi dan menjaga nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengikuti segala aktivitas kenegaraan seperti pemilu, pilkada, dll.
Tanggung jawab terhadap
Tuhan : Tuhan menciptakan
manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab melainkan untuk mengisi
kehidupannya. Manusia mempunyai tanggung jawab langsung kepada Tuhan.
- Contoh:
Seorang muslim memiliki tanggung jawab untuk beriman dan beribadah kepada-Nya. Itu sudah merupakan tuntutan dari sebuah tanggung jawab yang tidak bisa diganggu gugat dan harus dijalankan.
Pengabdian
Pengabdian adalah
perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan
kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan
dengan ikhlas.
Pengorbanan
Adalah suatu
perbuatan memberikan secara ikhlas, harta benda, waktu, tenaga pikiran bahkan
mungkin nyawa, demi cintanya atau ikatannya dengan suatu atau demi kesetiaan,
kebenaran.
Pengorbanan barasal dari kata “korban”. Dan
kata Pengorbanan menurut kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti perbuatan mengorbankan.
Dari
kata tersebut dapat disimpulkan bahwa pengorbanan merupakan perbuatan yang
memberikan segala sesuatu baik materi, fisik, waktu, dan lain-lain.
Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas,
karena dengan adanya pengabdian pastilah menimbulkan sebuah pengorbanan.
Pengorbanan timbul dari rasa pengabdian yang mendalam, karena rasa tersebut
membuat seseorang dapat merelakan segalanya demi sesuatu yang ia yakini.
Bekasi,28 Mei 2013
Cintaku
mentok di pulsa…………….
Lucu ya
memang lucu cinta koe ya mentok di pulsa.Tapi ini memang kisah yang nyata jaman
sekarang itu banyak muda mudi yang memilki cinta tapi tak memilki
pulsa.Sebenernya simple bukan tak punya
pulsa tapi tak ingin mengorbankan uangnya untuk membeli pulsa.Sama aja dong ya
hehehehe
Seperti tema
kita diatas ada yang membahas tentang pengorbanan dan pengabdian yang sering
kali disalah artikan oleh muda mudi jaman sekarang.Pengorbanan itu sebenarnya
fleksibel bukan hanya dengan cinta dengan pacar tapi dengan cinta orang
tua,teman,saudara ,dan pekerjaan dll.
Saya
mengambil judul ini karena saya sendiri mengalami hal ini.Meskipun kita berdua
kerja tapi tetep pulsa itu sering ya tidak ada hehehehe…..Sering kali ketika
saya ingin sms atau telepon orang – orang yang saya kasihi itu terkadang ada pesan pesan anda tidak terkirim
atau pulsa anda telah habis silahkan
anda isi ulang pulsa.Terdengar menyebalkan memang tapi memang saat itu bukan
hanya tidak ada uang tapi karena cuaca yang sedang hujan menjadikan saya malas
untuk keluar rumah untuk mengisi pulsa.
Tapi
untungnya ada sang pahlawan yang selalu mengerti akan keadaan itu bukan marah
tapi saya malah diisiin pulsa.Hebat ya pahlawan itu selalu memberi tanpa
ditanya kembali tapi insting yang memang menggerakan naluri dan hati nya untuk
mengisi pulsa saya.Namanya sang pahlawan juga manusia terkadang itu menjadi
kebalikan buat pahlawan yang satu ini.Ketika pahlawan ini bernasib sama seperti
saya,saya pun dengan inisatif sendiri mengirim pulsa ke pahlawan ini….Pada
akhirnya kita sama-sama punya pulsa dan bisa berkomunikasi lagi…ya itu sedikit
cerita lucu dari kisah nyata saya
Terimakasih…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar